Kamis, 30 Mei 2013

Pertemuan 11

Mengembangkan Bisnis / IT Solutions

Siklus Hidup Pengembangan Sistem adalah :
prototyping
Akhir Pengembangan Pengguna
Manajemen Proyek
Perubahan Manajemen
Meskipun semua liputan media mengenai hilangnya pekerjaan di IS / IT, masih ada kebutuhan yang kuat dan berkembang untuk pengembang di-rumah. Menggunakan Internet,
Lihat jika Anda dapat menemukan contoh, di luar yang dibahas dalam kasus ini, perusahaan yang melakukan pengembangan mereka di-rumah.
Apakah mereka menggunakan SDLC atau metode lain?


Dunia Internet Kegiatan Nyata
Pembangunan di-rumah mahal, untuk memastikan. Namun banyak perusahaan percaya bahwa aplikasi inti mereka memerlukan perhatian pribadi oleh pengembang mereka. Dalam kelompok kecil,
Membahas bagaimana suatu organisasi menentukan aplikasi apa yang harus dibeli dari vendor dan aplikasi apa yang harus mengembangkan in-house.
Apa kriteria untuk membuat keputusan?

Real World Kelompok Kegiatan
:
Sebuah teknik pemecahan masalah yang menggunakan orientasi sistem untuk mendefinisikan masalah dan peluang dan mengembangkan solusi yang tepat dan layak.
Menganalisis masalah dan merumuskan solusi melibatkan kegiatan yang saling terkait berikut:
Mengenali dan mendefinisikan masalah atau peluang menggunakan sistem berpikir
Mengembangkan dan mengevaluasi solusi alternatif sistem
Pilih solusi sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda
Desain solusi sistem yang dipilih
Melaksanakan dan mengevaluasi keberhasilan sistem yang dirancang
The Pendekatan Siste
Melihat hutan dan pohon-pohon dalam situasi apapun oleh:
Melihat keterkaitan antara sistem daripada rantai sebab-akibat linier kapan peristiwa terjadi
Melihat proses perubahan antara sistem daripada snapshot diskrit perubahan, setiap kali terjadi perubahan

Lihat sistem dalam situasi apapun:
Menemukan komponen input, proses, output, umpan balik dan kontrol
Apa yang Berpikir Sistem

Sistem Berpikir Contoh

SA & D
Keseluruhan proses dimana IS dirancang dan diimplementasikan dalam organisasi
Dua pendekatan yang paling umum untuk SA & D
Analisis berorientasi objek dan desain
Siklus Hidup Pengembangan Sistem
Sistem Analisis dan Desain
Pengembangan Sistem Siklus Hidup (SDLC)

Sistem Tahap Investigasi
Apakah kita memiliki peluang bisnis?
Apa prioritas bisnis kita?
Bagaimana teknologi informasi menyediakan sistem informasi solusi yang membahas prioritas bisnis kita?

Studi KelayakanSebuah studi awal di manakebutuhan informasi dari calon penggunakebutuhan akan sumber daya, biaya, manfaat,dan kelayakan dari proyek yang diusulkan ditentukan. Seperti:
-Kelayakan Kategori
-Kelayakan operasional
-Kelayakan ekonomi
-Kelayakan teknis
-Faktor Kelayakan Manusia
-Hukum / Politik Kelayakan
-Kelayakan operasional
Seberapa baik
sistem yang diusulkanmendukung prioritas bisnis organisasi.memecahkan masalahdiidentifikasi.cocok dalam struktur organisasi yang ada.
Jadwal kelayakan - bisa kita memecahkan masalah dalam jangka waktu yang wajar

Kelayakan ekonomi
menilai:
penghematan biaya
peningkatan pendapatan
Persyaratan investasi menurun
peningkatan laba

Biaya / analisis manfaat
:
Biaya vs Manfaat
Biaya dan manfaat yang nyata dapat diukur dengan tingkat kepastian yang tinggi
Contoh: penurunan biaya operasi
Biaya berwujud dan manfaat lebih sulit untuk memperkirakan
Contoh: meningkatkan layanan pelanggan
Biaya / Benefit Analysis

Menilai:
Paten atau hak cipta kemungkinan pelanggaran
Software lisensi untuk sisi pengembang hanya
pembatasan pemerintah
Perubahan struktur pelaporan yang ada
Hukum / Politik Kelayakan

Sebuah studi mendalam tentang informasi pengguna akhir kebutuhan
Yang menghasilkan persyaratan fungsional yang digunakan sebagai dasar untuk desain sistem informasi baru

Analisis sistem Studi rinci:
Kebutuhan informasi dari suatu perusahaan dan pengguna akhir.
Kegiatan, sumber daya, dan produk dari satu atau lebih sistem informasi yang digunakan saat ini.
Kemampuan sistem informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan informasi dari pengguna dan stakeholder
End user adalah anggota penting dari tim pengembangan

Studi organisasi termasuk:
Struktur Manajemen
orang-orang
,Kegiatan Bisnis,Sistem Lingkungan,Sistem Informasi Terkini,Dokumen masukan,pemrosesan, output, penyimpanan dan kontrol,Analisis organisasiPembangunan model logis dari sistem saat ini,model logis.

Sebuah cetak biru apa sistem saat ini tidak
Kebutuhan Fungsional Analisis dan Penetapan
Menentukan kebutuhan informasi bisnis yang spesifik
Menentukan jenis informasi setiap kegiatan usaha membutuhkan.
Tentukan informasi memproses setiap aktivitas sistem diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Akhir kebutuhan informasi pengguna yang tidak terikat ke perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, data, dan orang-orang sumber daya yang pengguna akhir saat menggunakan atau mungkin digunakan dalam sistem baru
Apa sistem harus melakukan
?

Kategori Kebutuhan Fungsional
:
-User Interface-pengolahan-penyimpanan-kontrol

Persyaratan fungsional

-Desain Sistem-Memodifikasi model logis sampai itu merupakan cetak biru untuk apa sistem baru akan melakukan-Desain fisik

prototyping
Pesatnya perkembangan dan pengujian model kerja
Digunakan dalam tahap desain
Terutama berguna ketika kebutuhan pengguna akhir sulit untuk menentukan


prototyping
Dapat digunakan untuk sistem kecil dan besar
Tetapi jika sistem besar, biasanya prototipe hanya bagian
berkembang dengan cepat
Memperbaiki sampai diterima
Fokus pada mendukung interaksi antara pengguna akhir dan aplikasi berbasis komputer mereka
Sering prototipe user interface
User Interface Desain
ngat pelanggan - website yang sukses dibangun semata-mata untuk pelanggan, tidak membuat wakil presiden perusahaan senang
Estetika - desain yang sukses menggabungkan grafis loading cepat dan palet warna yang sederhana untuk halaman yang mudah dibaca
Broadband Content - barang Web keren tidak dapat diakses oleh sebagian besar peselancar Web, jangan membuat fokus situs

Checklist untuk Corporate Website
ngat pelanggan - website yang sukses dibangun semata-mata untuk pelanggan, tidak membuat wakil presiden perusahaan senang
Estetika - desain yang sukses menggabungkan grafis loading cepat dan palet warna yang sederhana untuk halaman yang mudah dibaca
Broadband Content - barang Web keren tidak dapat diakses oleh sebagian besar peselancar Web, jangan membuat fokus situs

Checklist untuk Corporate Website
Spesifikasi Sistem
Memformalkan desain
Metode antarmuka pengguna
produk
struktur database
pengolahan
prosedur pengendalian
Spesifikasi hardware, software, jaringan, data, dan personil

Kamis, 23 Mei 2013

Pertemuan 10

Sistem Pendukung Keputusan
Dari pertemuan kali ini kita akan mempelajari tentang :
  1. Mengetahui perubahan yang dilakukan dalam bentuk dan menggunakannya dalam keputusan bisnis
  2. Mendeskripsikan bagaimana proses online dapat bertemu kunci informasi yang membutuhkan manajer
  3. Menjelaskan bagaimana konsep system pendukung keputusan dan bagaimana bedanya dari tradisi manajemen system informasi
  4. Menjelaskan bagaimana system informasi yang mengikuti dapat mendukung informasi yang dibutuhkan eksekutif, manajer, dan pebisnis professional , yaitu :
    1. Eksekutif dari system informasi
    2. Enterprise information portal
    3. Pengetahuan system managemen
Informasi yang dibutuhkan dalam perbedaan level system manajemen

Level Dari Manajemen Pembuat Keputusan
  1. Manajemen pengatur strategi
    1. Eksekutif mengembangkan tujuan, strategi, politik
    2. Sebagai bagian dari proses perancangan strategi
  2. Manajemen taktik
    1. Manajer dan pebisnis professional memiliki tim sendiri-sendiri
    2. Mengembangan rencana jarak menengah dan pendek, jadwal dan laporan
    3. Lebih spesifik kepada prosedur dan tujuan bisni
  3. Bagian Operasional
    1. Melakukan rencana jarak pendek
    2. Terbagi atas manager atau anggota sendiri
Kualitas informasi sendiri juga penting, informasi yang berkarakteristik, berkuailtas membuatnya lebih bernilai, dimensi dari pada informasi yang bernilai ad 3, yaitu, waktu, isi, dan bentuk.
Atribut masing-masing tersebut adalah :
Pengaplikasian bisnis intligence dalam kehidupannya adalah :
Sistem pendukung keputusan (DSS)
Menghasilkan interaktif informasi untuk mendukung manajer, bisnis professional selama pembuatan keputusan. Hal ini menggunakan :
  1. Model analitik
  2. Spesialisasi database
  3. Pembuat keputusan sendiri tidak terlihat salah
  4. Model interaktir computer
Untuk mendukung keputusan bisnis semistruktur
Bagian dari DSS sendiri tersusun atas :


Model daripada DSS : adalah sebuah perangkat lunak yang ada dengan model digunakan dengan komputasi dan analisis yang rutin yang digambarkan secara matematika diantara hubungan variable
Contohnya : model pemrograman linier, dan lain-lain
MIS (Management Information System)
Menghasilkan informasi produk yang mrndukung keputusan dari hari ke hari yang membutuhkan manajer dan pebisnis professional, laporan dan respon yang ditampilkan secara spesifik, mendukung banyak keputusan.
Tingkatan daripada MIS sendiri ada beberappa :
  1. Waktu pelaporan jadwal : formatnya basis/dasar
  2. Laporan tanpa terkecuali : melaporkan tentang kondisi tnpa terkecuali
  3. Laporan demand dan respon : informasi yang tersedia ketik demand
  4. Pushed information to manager : informasi tekanan yang dilaporkan pada manajer
Proses Analitik secara online (Online Analytical Process) (OLAP)
Memperbolehkan antara manajer dan analisis mengevaluasi dan memanipulasi banyak detail dan konsolidasi data dari banyak perspektif. Memberikan respon secara teratur. Pengoperasian dari OLAP Analytical process ada 3 :
  1. Consolidation (konsolidasi) : agaregasi data
  2. Drill-Down : menampilkan data secara detail termasuk kosolidsasi
  3. Slicing and Dicing : kemampuan untuk melihat database dari sisi yang berbeda

Kamis, 16 Mei 2013

Pertemuan 9

Sistem Penjualan Elektronik (E-Commerce)
Di dalam pertemuan kali ini kita akan mempelajari apa yang sedang menjadi tren dalam pengembangan e commerce (system penjualan elektronik), mengetahui proses kerja daripada e commerce, mengetahui beberapa factor penting daripada e commerce, dan mengetahui tentang keuntungan serta kerugian daripada penggunaan e commerce .
Ada proses yang melibatkan pengunaan e-commerce, digambarkan dengan bebrapa proses berikut.. :




Serta teknologi-teknologi yang digunakannnya :


Pembagian dari e-commerce :
*antara pebisnis dan pelanggan (Business to customer) : bisnis dikembangkan dengan tujuan untuk menjualnya kepada pelanggan
*antara pebisnis dan pebisnis (Business to Business) : mel;ibatkan keduabelah pihak alat perlengkapan (devixes). Dan link (hubungan ) secara langsung
*antara pelanggan dan pelangan (customer to customers) : pelelangan secara online dimana orang bebas menjual dan membeli
Kendali masuk dan keamanan
Proses daripada e-commerce haruslah seimbang keamanan dan kepercayaan, antara kedua belah pihak transaksi, dan dengan cara otensifikasi pengguna, otoritas akses, dan tidak pemaksaan keutamaan keamanan
Kerjasama dan Tukar menukar (Collaborating and Trading)
Hal ini dibutuhkan oleh pelanggan, pemasok, dan yang lainnya, dikarenakan merupakan factor penting dari kelancaran bisnis itu.
Hal ini dapat dilakukan melalui e-mail, chat, membuat grup online, dan lain-lainnya.
Proses Pembayaran secara Elektronik
Proses pembayaran dari usaha ini dapat melalui web yang berupa, kartu rekening, kartu kredit dan hal-hal lainnya, sebagai contohnya seperti gambar berikut








Tren E-Commerce dan factor kesuksesan
Tren e-commerce sekarang ini adalah seperti gambar ini,
Serta faktor-faktor dari seseorang untuk sukses sebagai e-commerce adalah sebagai berikut :
  1. Pemilihan dan nilai dari barang yang akan dijual : maksudnya barang itu haruslah berkualitas tinggi, didukung pelanggan, dan lain-lain
  2. Layanan dan tampilan yang dinamis : cepat, mudah dicari, dan pengirimannya terpercaya, itulah maksudnya
  3. Iklan dan semacam penarik perhatian seperti diskon, pengiriman cepat dan lain-lain
  4. Komunikasi antara pelanggan haruslah terjaga
  5. Keamanan juga harus terjaga

Ini adalah perbekalan-perbekalan yang dibutuhkan dalam membuat web tersebut :
Sementara pasar daripada e-commerce adalah :
  1. Satu ke banyak (One to many) : Menjual dari 1 orang yang menentukan harga
  2. Banyak ke satu (Many to One) : membeli pasar untuk 1 orang
  3. Beberapa ke banyak (Some to Many) : mendistribusikan pasar menjadi 1 kesatuan yang menggabungkan produk dan jumlah pembeli
  4. Banyak ke beberapa (Many to Some) : usaha menyatukan pasar yang mengkombinasikan penjualan agar memiliki banyak pemasok, banyak kompetisi serta harga murah
  5. Banyak ke banyak (Many to many) : pelelangan pasar menggunaan banyak pembeli dan penjual yang dapat membuat varietas pembeli atau penjual naik

Kamis, 09 Mei 2013

Pertemuan 8

Sistem Bisnis Elektronik

Sistem lintas fungsional
1.  Melintasi batas fungsi bisnis tradisional
2. Dalam rangka untuk merekayasa ulang dan meningkatkan proses bisnis penting di seluruh perusahaan
Customer Relationship Management (CRM)
1.       CRM menggunakan teknologi untuk tujuan :
        Buat sistem perusahaan lintas fungsional
        Yang mengintegrasikan dan mengotomatisasi banyak proses dalam penjualan, pemasaran dan layanan pelanggan yang berinteraksi dengan pelanggan
         Buat kerangka perangkat lunak berbasis web dan database yang mengintegrasikan proses ini dengan sisa proses perusahaan

Aplikasi CRM Cluster
Aplikasi CRM
1.       Kontrak dan Manajemen Account
         Membantu penjualan, pemasaran dan layanan profesional
         Menangkap dan melacak data tentang kontak masa lalu dan direncanakan dengan pelanggan dan prospek
2.       Penjualan
         Menyediakan tenaga penjualan dengan perangkat lunak dan data yang mereka butuhkan untuk mendukung dan mengelola kegiatan penjualan
        Cross-selling sedang mencoba untuk menjual pelanggan satu produk dengan produk terkait
         Up-selling adalah mencoba untuk menjual pelanggan produk yang lebih baik daripada mereka sedang mencari
3.       Pemasaran dan Pemenuhan
         Bantuan profesional pemasaran mencapai kampanye pemasaran langsung dengan tugas-tugas
         Kualifikasi mengarah untuk pemasaran bertarget dan penjadwalan dan pelacakan surat pemasaran langsung
4.       Layanan Pelanggan dan Dukungan
         Menyediakan tenaga penjualan dengan perangkat lunak dan akses database untuk database pelanggan bersama oleh penjualan dan profesi pemasaran
         Membantu membuat, menetapkan dan mengelola permintaan untuk layanan
         Hubungi rute center software panggilan ke agen dukungan pelanggan berdasarkan keterampilan dan jenis panggilan
         Bantuan perangkat lunak meja menyediakan layanan data yang relevan dan saran untuk menyelesaikan masalah bagi perwakilan layanan pelanggan membantu pelanggan dengan masalah
5.       Retensi dan Loyalitas Program
        Cobalah untuk membantu perusahaan mengidentifikasi, penghargaan, dan pasar pelanggan yang paling setia dan menguntungkan mereka
         Alat pertambangan data dan perangkat lunak analisis
         Pelanggan data warehouse


Manfaat CRM
        Mengidentifikasi dan menargetkan pelanggan terbaik
         Kustomisasi real-time dan personalisasi produk dan jasa
         Melacak ketika kontak pelanggan perusahaan
         Memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten dan layanan yang unggul dan dukungan

Alasan kegagalan CRM
         Kurangnya pemahaman dan persiapan
         Mengandalkan pada aplikasi untuk memecahkan masalah tanpa terlebih dahulu mengubah proses bisnis
     Pemangku kepentingan bisnis tidak berpartisipasi dan tidak siap

Enterprise Resource Planning (ERP)
Sistem perusahaan lintas-fungsional dengan suite terintegrasi modul perangkat lunak yang mendukung dasar proses bisnis internal perusahaan
.
Aplikasi ERP
Manfaat bisnis ERP
        Kualitas dan efisiensi
         Penurunan biaya
         Pendukung keputusan
         Kelincahan perusahaan

Biaya menerapkan ERP baru
Penyebab kegagalan ERP
1.       Meremehkan kompleksitas perencanaan, pengembangan dan pelatihan
2.       Kegagalan untuk melibatkan karyawan yang terkena dampak dalam perencanaan dan pengembangan
3.       Mencoba untuk melakukan terlalu banyak dan terlalu cepat
4.       Kurangnya pelatihan dalam tugas-tugas kerja baru
5.       Kegagalan untuk melakukan konversi data yang cukup dan pengujian
6.       Selama ketergantungan pada vendor ERP atau perusahaan konsultan

Supply Chain Management (SCM) adalah sebuah sistem-perusahaan lintas fungsional untuk membantu mendukung dan mengelola hubungan antara proses bisnis utama perusahaan dan orang-orang dari pemasok, pelanggan dan mitra bisnis.
Tujuan SCM
Cepat, efisien , murah jaringan hubungan bisnis atau rantai pasokan untuk mendapatkan produk perusahaan dari konsep ke pasar
Sebuah rantai pasokan:
Keterkaitan dengan pemasok, pelanggan, distributor, dan usaha lainnya yang diperlukan untuk merancang, membangun dan menjual produk
SCM
Electronic Data Interchange (EDI)
EDI:
1.       Pertukaran elektronik transaksi bisnis
2.       Melalui Internet dan jaringan lain
Antara rantai pasokan mitra dagang

 

Peran SCM
Tujuan dan Sasaran SCM
Penyebab masalah dalam SCM
1.       Kurangnya tepat permintaan perencanaan pengetahuan, alat dan pedoman
2.       Perkiraan permintaan tidak akurat atau terlalu optimis
3.       Produksi tidak akurat, persediaan, dan data lainnya
4.       Kurangnya kerjasama yang memadai dalam perusahaan dan antara mitra
5.       SCM software dianggap belum matang, tidak lengkap dan sulit untuk mengimplementasikan
Enterprise Application Integration (EAI)
         EAI menghubungkan sistem lintas fungsional
         Berfungsi sebagai middleware untuk
         Menyediakan konversi data
        Komunikasi antara sistem
    Akses ke antarmuka sistem

Perusahaan Kolaborasi Systems (ECS)
ECS
Cross-functional IS yang meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antar anggota tim bisnis dan kelompok kerja
ECS Tujuan
Berkomunikasi: berbagi informasi dengan satu sama lain
Mengkoordinasikan: koordinasi usaha kerja dan penggunaan sumber daya dengan satu sama lain
Berkolaborasi: bekerja sama secara kooperatif pada proyek-proyek bersama dan tugas
Sistem Bisnis Fungsional
1.      Berbagai sistem informasi (pemrosesan transaksi, sistem informasi manajemen, pendukung keputusan, dll)
2.      Mendukung fungsi bisnis yang
Akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi, dan manajemen sumber daya manusia 
Pemasaran Interaktif
1.       Pemasaran interaktif:
       Sebuah proses pemasaran yang berfokus pada pelanggan
        Menggunakan internet, intranet, dan ekstranet    
     Untuk membangun dua transaksi
         Antara perusahaan dan pelanggan atau pelanggan potensial
2.       tujuan:
        untuk menguntungkan menarik dan mempertahankan pelanggan yang akan menjadi mitra dengan bisnis dalam menciptakan, pembelian dan meningkatkan produk dan layanan

Komponen Pemasaran Target
1.       Komunitas - menyesuaikan iklan untuk menarik orang dari komunitas virtual yang spesifik
2.       Konten - iklan ditempatkan pada berbagai situs web yang dipilih ditujukan untuk khalayak tertentu
3.       Konteks - iklan ditempatkan pada halaman web yang relevan dengan isi suatu produk atau jasa
4.       Upaya pemasaran web ditujukan untuk jenis atau kelas atau orang-orang tertentu - demografis / psikografis
5.       Perilaku Online - upaya promosi disesuaikan dengan setiap kunjungan ke situs oleh individu, misalnya, dengan menggunakan file cookies
Sales Force Automation
1.       Penjualan pakaian memaksa dengan komputer notebook, web browser dan kontrak penjualan perangkat lunak manajemen
2.       Menghubungkan mereka ke situs-situs pemasaran dan perusahaan intranet
3.       tujuan:
        Meningkatkan produktivitas pribadi
         Mempercepat penangkapan dan analisis data penjualan dari lapangan untuk manajer pemasaran
         Mendapatkan keuntungan strategis
Sistem Informasi Manufaktur
        Mendukung produksi / fungsi operasi
Termasuk semua kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan dan pengendalian barang atau jasa produksi
 
Tujuan CIM
1.       Menyederhanakan proses produksi, desain produk, dan organisasi pabrik sebagai landasan penting untuk otomatisasi dan integrasi
2.       Mengotomatisasi proses produksi dan fungsi bisnis yang mendukung mereka dengan komputer, mesin, dan robot
3.       Mengintegrasikan semua proses produksi dan dukungan menggunakan jaringan komputer, perangkat lunak bisnis lintas fungsional, dan teknologi informasi lainnya
CIM Sistem
1.       Computer-aided manufaktur (CAM) - mengotomatisasi proses produksi
2.       Sistem eksekusi manufaktur (MES) - kinerja sistem informasi pemantauan untuk operasi lantai pabrik
3.       Process Control - control proses fisik yang sedang berlangsung
4.       Mesin Kontrol - mengontrol tindakan mesin
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
1.       Sistem informasi yang dirancang untuk mendukung
2.       Perencanaan untuk memenuhi kebutuhan personil bisnis
3.       Pengembangan karyawan untuk potensi penuh mereka
4.       Pengendalian semua kebijakan dan program personel
HRM dan Internet
1.       Merekrut karyawan menggunakan situs web perusahaan dan jasa merekrut komersial
2.       Pesan posting di newsgroup Internet dipilih
3.       Berkomunikasi dengan pelamar kerja melalui e-mail
HRM dan intranet Perusahaan
1.       Proses aplikasi HRM umum
2.       Memungkinkan departemen HRM untuk menyediakan sekitar-the-clock layanan
3.       Menyebarluaskan informasi berharga lebih cepat daripada melalui saluran perusahaan sebelumnya
4.       Kumpulkan informasi dari karyawan secara online
5.       Memungkinkan para manajer dan karyawan lain untuk melakukan tugas HRM dengan intervensi sedikit demi departemen HRM
6.       alat pelatihan
Karyawan Self-Service (ESS)
Aplikasi intranet yang memungkinkan karyawan untuk
        Lihat manfaat      
      Masukkan laporan perjalanan dan biaya
             Memperbarui informasi pribadi mereka
         Masukkan data yang memiliki kendala waktu untuk itu
Sistem Informasi Akuntansi
         Mencatat dan melaporkan aliran dana melalui organisasi
         Menghasilkan laporan keuangan
        Perkiraan kondisi masa depan


Enam Sistem Informasi Akuntansi penting
1.       Order Pengolahan - Menangkap dan proses pesanan pelanggan dan menghasilkan data untuk pengendalian persediaan dan piutang
2.       Inventory Control - Data Proses mencerminkan perubahan dalam persediaan dan menyediakan pengiriman dan menyusun ulang informasi
3.       Piutang - Kaset jumlah yang terhutang oleh pelanggan dan menghasilkan faktur pelanggan, laporan pelanggan bulanan, dan laporan manajemen kredit
4.       Hutang - Kaset pembelian dari, jumlah yang terhutang kepada, dan pembayaran kepada pemasok, dan menghasilkan laporan manajemen kas
5.       Payroll - Kaset kerja karyawan dan kompensasi data dan menghasilkan gaji dan dokumen lainnya penggajian dan laporan
6.       General Ledger - mengkonsolidasikan data dari sistem akuntansi yang lain dan menghasilkan laporan keuangan periodik dan laporan bisnis
Sistem Manajemen Keuangan
1.       Mendukung manajer bisnis dan profesional dalam pengambilan keputusan mengenai
2.       Pembiayaan bisnis
3.       Alokasi dan pengendalian sumber daya keuangan dalam bisnis

Kamis, 02 Mei 2013

Pertemuan 7

Telekomunikasi dan Jaringan

Di dalam pertemuan kali ini akan kita akan mempelajari tentang konsep jaringan itu seperti apa, mengetahui beberappa hal utama tentang perkembangan dan yang sedang tren di dalam industry, teknologi, dan aplikasi bisnis dari teknologi telekomunikasi dan internet.
*Konsep Jaringan.
Singkatnya jaringan adalah rantai yang tidak terhubung, kelompok atau system. Sedangkan secara arti luas artinya kelompok computer yang terhubung satu sama lain, memungkinkan untuk berkomunikasi dan berbagi, tentu saja dengan maksud dan cara tertentu.
Sedangkan kemungkinan koneksi antar jaringan dapat dihitung dengan rumus
N*(N-1) , sebagai contoh : Jika ada 10 komputer, maka 10*9=90 kemungkinan koneksi jaringan.
*Aturan MetalCafe
Penemu Ethernet Robet Metcalfe adalah yang mencetuskan Metcalfe’s Law, yang menerangkan bahwa jaringan telekomunikasi nilainya adalah sama dengan jumlah user yang dikuadratkan (n2). Jumlah user disini adalah user yang terhubung disistem. Semakin banyak user yang terhubung ke sistem jaringan, nilai ekonomisnya pun akan semakin besar. Jika terdapat 5 user maka ada 36 jaringan yang saling terhubung, karena yang dikuadratkan adalah sambungan ke yang ke-6 dan bukan 5. Jumlah jaringan ini akan terus bertambah apabila user mengajak user lain untuk terhubung. Awalnya hukum ini berbicara tentang perangkat komunikasi seperti telepon dan mesin fax. Setelah ada internet maka hukum ini menggiring user dan jaringan kearah pembelian Ethernet(sistem dalam jaringan komputer). Perusahaan yang mementingkan business network, mengaplikasikan hukum Metcalfe ini. Tentu saja tujuannya adalah saling menguntungkan, efisien waktu dan memperluas area distribusi. Contohnya perusahaan-perusahaan yang ingin berkoalisi dan sebagainya. Hukum Metcalfe ini mendasari layanan-layanan gratis yang ada di internet.
Aturan metalcafe berbunyi :
  • Kegunaan dari jaringan setara dengan kuadrat dari pengguna jaringan tersebut
  • Di dalam jaringan kecil, perubahan jaringan kecil hanya berpengaruh pada teknologi tersebut saja
  • Di dalam jaringan yang besar seperti internet, perubahan dapat meliputi system social, ekonomi dan politik
*Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain(bertukar informasi dalam berbagai jenis, seperti, video, data, tulisan, gambar, suara) melalui jaringan.
*Tren dalam Telekomunikasi
Saat ini tren dalam telekomunikasi dibagi menjadi 3, yaitu :
Tren dalam industry = dalam duna industry lebih condong kepada kompetitifnya penjual keliling, perusahaan, persekutuand dengan orang/perusahaan lain dan layanan jaringan yang diatur dan tumbuh dari internet dan World Wide Web
Tren dalam teknologi = dalam dunia teknologi lebih condong kepada pencarian penggunaaan internet, digital fiber optic, dan teknologi tanpa kabel (wireless) untuk menciptakan kecepatan tinggi local(jangkauan dekat) dan kerja internet secara mendunia dalam hal, data, suara, gambar, video, dan tulisan
Tren dalam Aplikasi = lebih condong kepada menembus daripada kegunaan internet, jaringan dalam perusahaan, pengelompokan secara luas untuk mendukung elektronik, bisnis, dan perdagangan, kerjasama antar perusahaan dan keuntungan strategi daerah setempat (local) dan dunia.
*Open System
Sistem informasi yang menggunakan standar umum untuk perangkat keras, perangkat lunak, aplikasi , dan jaringan. Dan juga jaringan internet merupakan standar umum untuk open system
Di dalam open system juga ada konektivitas (connectivity) yang merupakan kemampuan dari jaringan computer untuk akses, komunikasi dan saling berbagi secara mudah. Dan juga ada interoperability yang merupakan kemampuan open system untuk memperbolehkan pengguna aplikasi terakhir menyelesaikannya menggunakan cara yang berbeda dari system computer, paket perangkat lunak dan sumber data yang dihasilkan dari bermaca-macam jaringan yang tidak terhubung (interconnected of network). Ada juga middleware yang merupakan semua program yang dapat menggabungkan suatu program bersama setelah terpisah.
*Teknologi jaringan digital (Digital Network Technologies)
Pada saat ini perubahan dari analog kepada teknologi digital sangatlah cepat, analog sendiri adalah suara yang ditrabsmisikan, gelombang suara, sedangkan digital sendiri adalah transmisi yang dipisahkan dan mempunyai alur sendiri-sendiri.
Digital sendiri juga mempunyai keuntungan ;
  1. Kecepatan transmisi yang relative besar
  2. Memungkinkan transmisi yang lebih besar
  3. Ekonomi yang lebih hebat
  4. Kemungkinan error rata2 yang lebih besar
  5. Berlipatnya bentuk daripada komunikasi dalam sirkuit yang sama
*Nilai Bisnis dari telekomunikasi jaringan
*Perkembangan Internet
  • Lebih dari 46 juta server (tahun 2004)
  • 710-945 juta server (tahun yang sama)
  • Tidak ada system computer sebagai pusat
  • Tidak ada yang mengatur
Di dalam internet juga ada istilah ISP, yang merupakan nama sebuah perusahaan yang berkembang khusus di bidang akses mudah ke internet, yang dimana setiap bayar bulanan anda mendapatkan perangkat lunak, username, password dan akses secara gratis. ISP juga terhubung dengan cara melalui titik akses jaringan.
Internet sendiri populernya digunakan untuk :
  1. Surfing : mencari dan emmilih daripada data jutaan data yang ada di internet dengan memilih link tertentu
  2. Email : mengirim surat melalui internet, dimana untuk dapat mengirimkannya harus daftar lebih dahulu, tentu saja keuntungan daripada email sangatlah banyak selain dapat menjangkau seluruh dunia.
  3. Diskusi : menciptakan forum diskusi dalam internet agar dapat saling bertukar pendapat meskipun dalam berbeda tempat dan waktu yang jauh,
  4. Publish : menuliskan pendapatmu dalam internet untuk dapat dikomentari orang lain, atau agar dapat dengan mudah dikenal orang
  5. Buy n sell : membeli atau menjual barang melalui barang, ini dikarenakan pasar daripada buy n sell adalah dunia sendiri jadi lebih banyak kesempatan
  6. Download : mengunduh file dari internet untuk tujuan tertentu,
  7. Dan fungsi-fungsi lainnya….
Internet dapat juga digunakan untuk bisnis, dan bagian-bagian yang dugunakan tersebut adalah
  1. Headquarters (markas besar) : website dari internet diperbolehkan untuk mengadakan ineraksi dari marketing dan perdagangan dan bekerjasama pelanggan, prospek serta patner
  2. Suppliers (penyedia) : extranet untuk perdagangan elektronik memperbolehkan penyedia untuk menyiapkan apa yang akan dibeli (tren saat ini), dan mengirim dokumen melalui link internet
  3. Perkantoran (Office) : internet memungkinkan perusahaan untuk memilih-milih barang-barang yang ingin dibeli
  4. Pelanggan (Customers) : pelanggan dapat pergi ke sebuah situs toko yang yang menyediakan kebutuhannya
  5. Patner bisnis (Business Partner) : patner bisnis dapat menggunakan email, file yang telah dikirim dan dokumen untuk dapat bekerjasama secara maksimal